TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018 di Kelurahan Mangkukusuman Resmi dibuka Walikota Tegal

INDONESIASATU.CO.ID:

Kota Tegal - Senin 15 Oktober 2018 pukul 09.20  s.d 09.50 WIB bertempat di Halaman Sekolah SDN 04 Mangkukusuman Jl. KH. Ahmad Dahlan Kel. Mangkukusuman Kec. Tegal Timur Kota Tegal telah dilaksanakan Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung tahap III Tahun 2018 di Kota Tegal dengan tema “TNI Manunggal Rakyat dalam Mewujudkan Desa yang Maju, Sejahtera dan Demokratis “sebagai Inspektur upacara Walikota Tegal Drs. H.M. Nursholeh, M.MPd, Perwira Upacara Danramil 06/Kramat  Kapten Arm Suroso,  dan sebagai Komandan Upacara Danramil 03/Sumurpanggang Kapten Inf Bambang Kalisno.

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III dihadiri Kasdim 0712/Tegal Mayor Inf Akhmad Aziz,Plt Sekda Kota Tegal Drs.Yuswo Waluyo,Kapolsek Tegal Timur Kompol H.Moch.Syahri,SH,Kasi Intel Brigif-4/DR Mayor Inf Jendro,Ka Akun Lanal Tegal Kapten Laut (P)Yoseph Mariyanto,Dansubdenpom IV/1-3 Tegal Kapten Cpm Hariyanto,Dankima 407/PK Kapten Inf Dwi Darmasto,Kasi Intel Kajari Winpi Wohon,SH,Hakim PN Kota Tegal Elsa,SH,Danton Ki-A Zipur-4/Slawi Lettu Czi Karyono,Danramil Kota Jajaran Kodim 0712/Tegal,Kapolsek Kota Jajaran Polresta Tegal,Organisasi Dharma Wanita,Camat dan Lurah se Kota Tegal,Toga,Tomas,LSM dan FKPPI

peserta upacara terdiri dari Pok Korsik Kodim 0712/Tegal, 1  SST Kodim 0712/Tegal,1 SST Brigif 4/DR,1 SST Yonif 407/PK,1 SST Ki-A Zipur 4/Slawi,1 SST Lanal Tegal,1 SST Polres Tegal Kota,1 SST Korpri Kota Tegal, SST Linmas Kota Tegal,1 SST Ormas Kota Tegal dan 1  SST Siswa/siswi SLTA

Upacara pembukaan TMMD Segkuyung Tahap III tahun 2018 diawali dengan Laporan Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018 oleh Danramil 02/Tegal Timur Kapten Inf M. Krisnawan, sebagai berikut  Adanya saluran air yang belum permanen,b. jalan yang belum di Paving serta terbatasnya Swadaya Masyarakat.

Adapun sasaran TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018,sasaran fisik mencakup Pemasangan U-Ditch Panjang 1,20 M, Lebar 0,40 M, Tinggi 0,40 M dan Paving ukuran panjang 94 M, Lebar 0,80 M, Pemasangan U-Ditch Panjang 1,20 M, Lebar 0,40 M, Tinggi 0,40 M dan Pengecoran Plat Beton1 ukuran Panjang 85 M, Lebar 1 M, Tinggi 0,12 M.

Untuk sasaran Non Fisik yaitu tentang penyuluhan TMMD,Penyuluhan Wasbang dan Bela Negara,penyuluhan Kenakalan Remaja. Penyuluhan Kesehatan dan Penyuluhan Pemberdayaan Masyarakat

Untuk Pra TMMD dilaksanakan selama 13 hari mulai tanggal 13 s.d 25 September 2018, pelaksanaan TMMD dilaksanakan selama 30 hari mulai tanggal, 15 Oktober s.d 13 Nopember 2018

Dalam amanatnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan oleh Inspektur Upacara WaliKota Tegal Drs. H.M. Nursholeh, M.MPd,mengatakan Melalui TMMD, bersama kita merawat gotong royong, memacu kreatifitas dan prakarsa masyarakat untuk membangun Desa Kita, gotong royong sebagai saripati nilai-nilai ke-Indonesiaan dan esensi kultur ketimuran dapat terus terjaga dengan baik, karena disitulah inti dari kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan pada kebhinnekaan. Dari situ pulalah kita tangkal sikap-sikap individualistik dan egoistik, untuk merajut kembali kain kebersamaan dan respon sosial yang memajukan dan mensejahterahkan.

TMMD telah hadir meneguhkan semangat kebersamaan, dan menyajikan karya nyata yang bermaslahat bagi desa, berbagai pembangunan sarana prasarana pedesaan dari program ini telah dapat dinikmati oleh warga desa, begitu pun upaya pemberdayaan, telah berhasil memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan mengelola potensi desanya agar makin maju dan mensejahterakan.

Tentu ini sangat relevan dengan program pembangunan Jawa Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan yang berkeadilan sosial, kita ingin kemiskinan Jateng dapat terus diturunkan dari waktu ke waktu, 5 (lima) tahun terakhir ini kemiskinan selalu turun bahkan pada tahun 2018 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencapai kinerja tertinggi dalam penurunan kemiskinan, yaitu dari 13,01 % di tahun 2017 menjadi 11,32 % di tahun 2018 Namun demikian, angkanya belum terlalu signifikan.

Karena itu, TMMD kita dorong menjadi salah satu cara mendukung penurunan kemiskinan di Jateng. Tentu ini bergerak simultan, sinergis dan selalu terintegrasi dengan program yang sedang dan akan dilakukan melalui Dana Desa maupun kegiatan pembangunan desa lainnya

Pada prinsipnya saya senang, TMMD terus konsisten pada program-program pemberdayaan ekonorni rumah tangga, bagaimana TMMD melakukan pembinaan usaha ekonomi kerakyatan agar maju dan berdaya saing, serta senantiasa mendorong pemanfaatan tanah pekarangan untuk kemandirian pangan.

Saya juga gembira, bahwa TMMD terus memberikan perhatian pada pemberdayaan kaum perempuan dan kelompok disabilitas, itu luar biasa, apalagi mereka ini merupakan kelompok masyarakat yang rentan akan tindak kekerasan dan masih terbatas akses terhadap bidang kehidupan, melalui TMMD, berdayakan, kuatkan dan berikan perlindungan untuk kaum perempuan dan anak, serta ciptakan suasana ramah dan nyaman bagi penyandang disabilitas.

Spiritnya adalah bagaimana agar desa-desa mampu memberikan pelayanan terbaik kepada warganya saya tertarik pada sebuah aplikasi yang memudahkan warga dalam administrasi surat menyurat yang digelar pada kegiatan bursa inovasi desa beberapa saat lalu, ini bukti desa mampu berinovasi dengan memanfaatkan teknologi untuk memberikan pelayanan mudah, murah cepat pada semua kelompok masyarakat.

Tentu saya terus mendorong lahirnya inovasi-inovasi di tingkat desa lainnya yang akan mampu membangun Indonesia dari pinggiran, satu hal lain yang kemudian membuat saya selalu bangga, bahwa TMMD sangat intens mengedukasi masyarakat akan nliai Pancasila. Saya menangkap semangat dari desa untuk siap memperkuat benteng perlindungan dan perlawanan terhadap aksi-aksi yang mengancam NKRI seperti aksi Radikalisme, Terorisme, dan Narkoba, semangat yang harus bisa dirawat dan diviralkan kepada seluruh warga bangsa Indonesia.

Termasuk semangat siap dan waspada rmenghadapi bencana harus terus ditiupkan pada setiap tarikan nafas kehidupan masyarakat desa melalui TMMD, berikan edukasi kebencanaan kepada warga desa, agar mereka melek dan tanggap terhadap bencana. Ini penting apalagi kita hidup pada kawasan rawan bencana, pengetahuan dan kemampuan kebencanaan, akan mampu mengurangi risiko bila bencana menimpa.

Khusus terhadap saudara saudara kita yang sedang berduka karena bencana, saya menyeru agar kita dapat membantu mereka, rasa empati dan peduli kita ini merupakan bagian dari merawat gotong royong untuk bangsa dari desa, ayo kita sengkuyung program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa,  bangun desa dengan tanpa pernah meninggalkan kearifan lokalnya. Dilanjutkan pernyataan pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018 diawali dengan Pemukulan Kentongan oleh Inspektur Upacara di dampingi Forkompinda

Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018 di Kel. Mangkukusuman Kec. Tegal Timur Kota Tegal selesai, diakhiri dengan Doa. Dilanjutkan meninjau Stand dan Lokasi TMMD.(Guspen)

 

  • Whatsapp

Index Berita